Berita

Kolase Presiden Prabowo Subianto dan Fotokopi ijazah Jokowi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Polemik Ijazah Palsu Jokowi Coreng Prestasi Prabowo Jaga Stabilitas

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 00:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto dianggap berhasil menjaga stabilitas sepanjang tahun 2025 meskipun tetap berada di tengah bayang-bayang polemik yang melanda Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait ijazah palsu. 

"Saya ingin menegaskan bahwa pada tahun 2025 ini pada dasarnya tahun konsolidasi awal pemerintahan Prabowo," ujar Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Aidul Fitriciada Azhari dalam webinar yang digelar Forum Insan Cita pada Senin malam, 5 Januari 2026.

"Di sisi lain, menariknya ada yang entah bagaimana tidak selesai terus, tidak selesai. Itu kasus Ijazah Jokowi. Saya orang Solo, saya bingung juga sebenarnya. Bagaimana tidak selesai-selesai," tambahnya.


Lanjut dia, terdapat contoh konkret soal stabilitas yang dijaga oleh Presiden Prabowo, terutama dalam bidang penegakan hukum.

"Misalnya dalam kasus abolisi Tom Lembong, kemudian amnesti Sekjen PDIP (Hasto Kristiyanto)," urainya.

Kendati begitu, Prof. Aidul memandang ada pendekatan yang dipakai Presiden Prabowo dalam masa pemerintahan setahun pertama di tahun 2025 untuk menjaga stabilitas nasional, yakni melalui integrasi politik.

"Jadi ini ada beberapa hal sangat baik juga untuk memberikan semacam bukan kompromi, tapi semacam social integration atau political integration," tandasnya.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya