Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Koalisi Permanen Cuma Ide Genit Bahlil

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana koalisi permanen yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia hanyalah kegenitan politik yang sulit direalisasikan.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, Bahlil sedang melempar isu yang belum tentu mempengaruhi sikap partai politik (parpol) tertentu.

"Koalisi permanen hanya buat kegenitan politik semata dari Golkar dan ketumnya," ujar Efriza kepada RMOL, Senin 5 Januari 2026.


Menurutnya, Bahlil dan Golkar sengaja mewacanakan pembentukan koalisi permanen, supaya seolah-olah dapat diperhitungkan dalam mempengaruhi parpol-parpol besar lainnya.

"Jika koalisi dipermanenkan, bahwa mereka (parpol lain) tidak akan bisa banyak bicara dalam perpolitikan," kata Efriza.

Lebih lanjut, Efriza menilai cuma ada tiga  parpol besar yang memiliki pengaruh kuat dalam dunia perpolitikan, termasuk Golkar.

"Sedangkan partai-partai lainnya hanya berharap akan peluang dan kesempatan," kata Efriza.

"Artinya, jika dipermanenkan peluang mereka bermanuver semakin mengecil," sambungnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya