Berita

Tim kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Hukum

Ricuh Usai Sidang, Jaksa Larang Nadiem Bicara ke Wartawan

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Suasana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, mendadak ricuh saat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, meninggalkan ruang sidang usai pembacaan dakwaan, Senin, 5 Januari 2025.

Aksi dorong-mendorong tak terhindarkan ketika Nadiem digiring keluar di tengah kerumunan awak media yang berusaha meminta keterangan.

Ketegangan terjadi setelah Jaksa Penuntut Umum secara tegas melarang Nadiem memberikan pernyataan kepada wartawan. Petugas kejaksaan tampak membentuk barikade rapat, mempercepat langkah terdakwa menuju area aman.


Situasi tersebut langsung menuai protes kuasa hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir. Dia menilai pelarangan berbicara kepada publik merupakan tindakan berlebihan dan berpotensi melanggar hak dasar terdakwa.

Kuasa hukum juga menegaskan bahwa kliennya tidak bermaksud mengganggu proses persidangan, melainkan hanya ingin memberikan klarifikasi singkat kepada publik terkait dakwaan yang dibacakan jaksa.

Hingga akhirnya, Nadiem tetap meninggalkan area pengadilan tanpa sepatah kata pun. Sementara itu, aparat keamanan berupaya menenangkan situasi dan meminta awak media untuk mundur guna mencegah kericuhan lebih lanjut.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya