Berita

Lobi Gedung Merah Putih KPK. (Foto: RMOL/ Jamaluddin Akmal)

Hukum

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak lima orang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari institusi Polri dipromosikan menjadi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di sejumlah wilayah.

"KPK berharap prestasi dan capaian-capaian positif selama bertugas di KPK dapat terus dilanjutkan, termasuk membawa semangat integritas dan antikorupsi di lingkungan tugas yang baru," kata Jurubicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin 5 Januari 2026.

Kelima penyidik tersebut adalah Boy Jumalolo sebagai Kapolres Tangerang Selatan, Banten; Bayu Anuwar Sidiqie sebagai Kapolres Situbondo, Jawa Timur; Dikri Olfandi sebagai Kapolres Magelang, Jawa Tengah; Bagus Priandy sebagai Kapolres Mandailing Natal, Sumatera Utara; serta Hidayat Perdana sebagai Kapolres Kuantan Singingi, Riau.


KPK berharap capaian dan prestasi positif yang selama ini ditorehkan para penyidik tersebut saat bertugas di lembaga antirasuah dapat terus dilanjutkan di lingkungan kerja yang baru.

Menurut Budi, penempatan para penyidik KPK di sejumlah daerah sebagai Kapolres juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam upaya pemberantasan korupsi di tingkat daerah.

KPK menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi dengan aparat penegak hukum di daerah guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

"Penempatan ini menjadi penguat kolaborasi dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah," pungkas Budi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya