Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Dok. Kemenag)

Politik

Kemenag Jangan Bungkam Melihat Kerusakan Alam!

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 18:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) diminta tidak tinggal diam atas fenomena kerusakan alam dan lingkungan yang masif terjadi di Indonesia. Dakwah-dakwah yang selama ini dilakukan Kemenag juga harus menyentuh isu-isu aktual. 

Demikian antara lain disampaikan Bupati Cirebon, Imron saat menghadiri peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Kabupaten Cirebon di Stadion Ranggajati Sumber, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu, 3 Januari 2026.

Imron menegaskan, Kemenag tidak boleh sekadar sibuk dengan urusan ritual, melainkan harus tampil sebagai garda terdepan dalam membina masyarakat sekaligus menjaga kerukunan umat beragama.


“Kiprah Kemenag harus semakin kuat, membimbing masyarakat dengan wawasan keagamaan yang luas,” ujarnya dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu, 4 Januari 2026.

Imron menyoroti aparatur Kemenag dituntut memiliki pemahaman keilmuan yang kokoh agar mampu menjadikan perbedaan sebagai perekat persatuan. Menurutnya, penyuluh agama tidak cukup hanya menyampaikan ceramah normatif, tetapi harus hadir dengan gagasan segar yang relevan dengan tantangan zaman.

“Dengan pemahaman yang tepat, tokoh agama bisa menjadi penentu arah masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Imron mengangkat isu yang jarang disentuh dalam dakwah, kepedulian terhadap lingkungan. Ia menekankan bahwa ajaran agama bukan hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga dengan sesama dan alam.

“Al Quran jelas melarang merusak lingkungan. Ini harus ditafsirkan dan disampaikan agar masyarakat benar-benar mengerti,” katanya.

Pesan ini menjadi kritik halus sekaligus dorongan agar Kemenag berani masuk ke ranah isu-isu aktual yang menyentuh kehidupan sehari-hari. Imron menegaskan pentingnya dakwah berbasis ilmu yang berkelanjutan, sehingga pemahaman masyarakat tumbuh menjadi budaya.

“Kalau sudah jadi budaya, sejak anak-anak pun akan paham dan melaksanakannya. Inilah peran strategis Kemenag dalam membangun masyarakat religius sekaligus peduli lingkungan,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya