Berita

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez (Foto: AFP)

Dunia

Wapres Venezuela Tantang AS Tunjukkan Bukti Maduro Masih Hidup

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 11:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menuntut Amerika Serikat segera menunjukkan bukti bahwa Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores masih hidup. 

Desakan itu disampaikan menyusul klaim Presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa Washington telah menangkap Maduro dan membawanya keluar dari Venezuela.

Dalam pidato melalui sambungan telepon yang disiarkan televisi pemerintah Venezolana de Televisión (VTV), Minggu, 4 Januari 2026, Rodríguez menyebut hingga kini keberadaan Maduro dan Cilia Flores tidak diketahui. Ia menuntut AS segera memberikan dan memberikan bukti bahwa kondisi keduanya masih hidup.


“Dalam situasi brutal dan serangan kekerasan ini, kami tidak mengetahui keberadaan Presiden Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores. Kami menuntut pemerintah Presiden Donald Trump segera mengonfirmasi bahwa Presiden Maduro dan Ibu Negara masih hidup,” tegas Rodríguez. 

Presiden Trump sebelumnya mengatakan bahwa Maduro diterbangkan keluar dari Venezuela dalam sebuah serangan skala besar oleh militer AS dan akan diadili atas tuduhan perdagangan narkoba. 

Trump menyebut Amerika Serikat berencana untuk menjalankan Venezuela sementara waktu hingga terjadi transisi yang aman dan tertib. 

“Kami akan menjalankan negara itu sampai ada transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” kata Trump dalam konferensi pers di Mar-a-Lago.

Trump juga mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah berbicara dengan Delcy Rodríguez. Menurut Trump, Rodríguez menyampaikan kesediaannya untuk melakukan hal-hal yang dianggap perlu oleh Washington. 

“Dia cukup ramah, tapi sebenarnya dia tidak punya pilihan,” ujar Trump.

Pernyataan Trump itu langsung dibantah oleh Wapres Rodríguez yang menegaskan bahwa Maduro masih menjadi pemimpin yang diakui di Venezuela. 

"Hanya ada satu presiden di Venezuela, dan namanya adalah Nicolas Maduro Moros,” kata dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya