Berita

Asap mengepul dari ledakan di dekat Benteng Tiuna, zona militer saat pemadaman listrik total karena meningkatnya ketegangan antara pemerintahan Amerika Serikat dan Venezuela di Caracas, Venezuela, Sabtu, 3 Desember 2026. (Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria/agr)

Global

40 Orang Tewas Saat AS Serang Venezuela, Termasuk Warga Sipil

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 10:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas dalam serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela pada Sabtu kemarin, 3 Januari 2025. Korban bukan hanya personel militer tapi warga sipil.

Laporan disampaikan New York Times mengutip keterangan pejabat senior Venezuela. Sebelumnya, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez juga mengonfirmasi bahwa serangan AS telah menewaskan sejumlah pejabat, anggota militer, serta warga sipil.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Washington melancarkan operasi militer besar-besaran ke Venezuela. Trump bahkan mengklaim Presiden Venezuela Nicolás Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap.


Operasi di Caracas diklaim melibatkan unit elit militer AS, Delta Force. Media lokal Venezuela melaporkan sejumlah ledakan terdengar di ibu kota negara saat operasi berlangsung. 

Pemerintah Caracas mendesak AS untuk memberikan bukti bahwa Maduro masih hidup. Menyusul desakan tersebut, Trump kemudian merilis sebuah foto yang diklaim memperlihatkan Maduro berada di atas kapal militer AS.

Di dalam negeri AS sejumlah anggota Kongres menyebut operasi militer oleh Trump ilegal. Sementara pemerintah menyatakan Maduro akan dihadapkan pada proses persidangan.

Kementerian Luar Negeri Venezuela menyatakan akan mengajukan banding ke berbagai organisasi internasional atas tindakan Washington. Caracas juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar rapat darurat guna membahas serangan militer AS ke Venezuela.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya