Berita

Presiden RI Prabowo Subianto Saat Memimpin Rapat Terbatas di Aceh Tamiang, Aceh. (Foto: Instagram/@presidenrepublikindonesia)

Politik

Putar Haluan, Prabowo Kini Terima Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera Asal Jelas Mekanismenya

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 11:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya memutuskan untuk menerima semua bantuan dari pihak lain terkait bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. Keputusan ini menjadi sorotan karena sebelumnya pemerintah sempat menolak mentah-mentah bantuan asing.

Langkah ini diambil untuk menepis anggapan publik bahwa Indonesia menolak bantuan dalam penanggulangan bencana. Prabowo menegaskan, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, pada prinsipnya Indonesia terbuka terhadap bantuan kemanusiaan yang diberikan secara tulus dan melalui mekanisme yang jelas. 

Prabowo juga mengatakan, membantu adalah hal yang wajar sebagai sesama manusia, terutama dalam situasi bencana. Ia menekankan pemerintah tidak menutup diri terhadap pihak manapun yang ingin memberikan bantuan bagi pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


“Saya sudah dilaporkan oleh Pak Gubernur, dan nanti saya akan bicarakan dengan beberapa pejabat lain, mekanismenya (soal bantuan). Kalau ada pihak yang tulus ikhlas mau membantu, ya kita jelas sebagai manusia kita masa menolak bantuan? Asal bantuannya itu jelas,” kata Prabowo usai meninjau hunian sementara korban bencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, saat pergantian tahun, seperti dikutip edaksi di Jakarta, Sabtu 3 Januari 2026. 

Prabowo menekankan pentingnya prinsip keikhlasan dalam setiap bantuan. Ia menyinggung pengalaman masa lalu, di mana bantuan yang awalnya diklaim sebagai solidaritas kemanusiaan ternyata disertai tuntutan tertentu.

“Kita tidak menolak bantuan, hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas, dan harus ikhlas, karena kita mengalami pernah dibantu, (tapi) akhirnya ujungnya ada juga yang menagih,” ujarnya.

Presiden juga meminta agar setiap pihak yang ingin membantu menyampaikan niatnya secara resmi kepada pemerintah. Bantuan tersebut nantinya akan dikoordinasikan dan disalurkan oleh pemerintah pusat agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kalau ada pihak yang mau beri sumbangan, silakan, monggo. Bikin surat, saya ingin menyumbang ini, dan nanti kita dilaporkan ke pemerintah pusat, nanti kita yang akan salurkan,” tegas Prabowo.

Selain itu, Prabowo membuka opsi agar masing-masing gubernur di tiga provinsi terdampak membuka rekening khusus untuk menampung donasi bantuan. Dengan cara ini, masyarakat atau pihak swasta yang ingin membantu bisa menyalurkan bantuan secara langsung.

“Apakah nanti gubernur Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara mungkin membuka rekening, mungkin dana bantuan pascabencana dibuka yang mengirim langsung, silakan. Dari dalam negeri mau memberi sumbangan, silakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prabowo berharap mekanisme tersebut dapat mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban warga terdampak bencana.

“Kita harus berpikir positif, yang penting kita secepatnya bekerja untuk meringankan penderitaan rakyat kita, di manapun. Itu tujuan kita,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya