Berita

Unggahan Ghalibaf di platform X pada Jumat 2 Januari 2026 (Tangkapan layar RMOL dari akun X @mb_ghalibaf)

Dunia

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran memperingatkan akan menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah apabila Washington mencoba mencampuri penanganan Teheran terhadap gelombang demonstrasi besar yang tengah melanda negara tersebut.

Ancaman itu disampaikan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Ghalibaf, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Amerika berada dalam kondisi “siap siaga” dan dapat turun tangan kapan saja.

Demonstrasi besar-besaran di Iran pecah sejak akhir Desember.


“Presiden Amerika yang tidak sopan itu harus tahu bahwa semua pusat dan pasukan Amerika di seluruh wilayah akan menjadi target yang sah bagi kami sebagai tanggapan atas potensi petualangan apa pun,” ujar Ghalibaf dalam pernyataan di platform X pada Jumat. 
Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas unggahan Trump di Truth Social pada hari yang sama, seperti dikutip dari RT, Sabtu, 3 Januari 2026.
Kekacauan di Iran bermula dari aksi mogok para pedagang di Teheran setelah nilai mata uang nasional, rial, jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah. Aksi tersebut kemudian menyebar ke berbagai kota dan berkembang menjadi protes politik yang diwarnai bentrokan.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan massa menyerang gedung-gedung pemerintah serta fasilitas yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Laporan mengenai korban jiwa juga bermunculan, baik dari kalangan demonstran maupun aparat keamanan.

Gelombang protes kali ini disebut sebagai yang terburuk sejak kerusuhan besar pada tahun 2022, yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini, perempuan berusia 22 tahun yang ditahan polisi moral karena diduga tidak mengenakan hijab sesuai aturan. Kerusuhan tersebut berlangsung selama berminggu-minggu, menewaskan lebih dari 200 orang dan menyebabkan ribuan penangkapan.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya