Berita

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda. (Foto: Dokumentasi Celios)

Bisnis

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 23:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Proyeksi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal peluang defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melebar hingga di 2026 memunculkan usulan efisiensi di beberapa program pemerintah.

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menyampaikan hal tersebut saat dihubungi Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.

Menurutnya, kerangka ekonomi fiskal negara pada tahun ini harus direm, mengingat potensi defisit APBN secara tahunan di 2025 melebihi batas wajar yang telah ditentukan, yaitu mencapai 2,78 persen. 


"Paling urgent dilakukan adalah menyisir anggaran yang memang tidak diperlukan atau dapat diefisiensikan," ujar Huda.

Dia menyebut MBG sebagai salah satu program yang harus dipangkas dalam penggunaan APBN, mengingat kalkulasinya masih memakan uang negara hingga ratusan triliun rupiah.

"Salah satunya dana terkait dengan MBG (diefisienkan). Defisit yang melebar ini salah satunya disebabkan oleh proyek MBG yang memerlukan anggaran hingga Rp71 T di tahun 2025," urai Huda.

"Tahun depan, diproyeksikan mencapai Rp335 T," sambung dia.

Oleh karena itu, Huda menyarankan Presiden Prabowo Subianto mengkalkulasi ulang penggunaan APBN untuk membiayai MBG selama setahun ke depan.

Salah satu caranya, dia sebutkan, adalah dengan menyisir ulang pendataan penerima manfaat dari MBG tersebut, sehingga tidak ada anggaran yang terbuang percuma karena MBG salah sasaran.

"Dana tersebut dapat dihemat jikalau memang tidak universal penerimanya, namun dibuat lebih targeted. Sehingga defisit APBN bisa diminimalkan," pungkas Huda.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya