Berita

Bandera partai politik di Indonesia (Foto: RMOL)

Politik

Pengamat:

Koalisi Permanen Butuh Proses Panjang dan Kesamaan Visi

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 14:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wacana pembentukan koalisi permanen dinilai masih memerlukan proses panjang. Bahkan, gagasan pemilihan kepala daerah oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) disebut dapat menjadi salah satu tolok ukur keseriusan partai politik dalam membangun koalisi jangka panjang.

Pandangan tersebut disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, saat merespons wacana koalisi permanen yang kembali mengemuka seiring munculnya gagasan pemilihan kepala daerah oleh DPRD.

“Koalisi permanen memang membutuhkan jalan panjang karena harus menyamakan visi dan persepsi dari masing-masing partai yang ada di parlemen,” ujar Muslim kepada RMOL, Jumat, 2 Januari 2025.


Menurut Muslim, wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD dapat menjadi indikator siapa saja yang benar-benar memiliki kesamaan cara pandang untuk bergabung dalam koalisi permanen. Koalisi jangka panjang, kata dia, hanya mungkin terwujud jika seluruh anggotanya memiliki visi dan arah perjuangan yang sejalan.

“Kalau tidak senapas dan searah, bagaimana mungkin bisa membangun koalisi permanen? Saat ini masing-masing partai masih memperjuangkan kepentingannya sendiri,” tegasnya.

Ia mempertanyakan jaminan keberlanjutan koalisi apabila kepentingan masing-masing partai lebih dominan daripada kesamaan visi kebangsaan.

“Kalau sudah menyangkut kepentingan masing-masing, apakah bisa dijamin koalisi itu benar-benar permanen?” pungkas Muslim.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya