Berita

Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Masih Mencengkeram Institusi Penegak Hukum

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 05:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tidak bernyalinya aparat Kejaksaan meringkus terpidana kasus pencemaran nama baik Jusuf Kalla, Silfester Matutina, makin menguatkan dugaan Joko Widodo alias Jokowi masih mencengkeram kuat institusi penegak hukum, baik di kepolisian, kejaksaan hingga KPK.

Demikian penilaian Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat 2 Januari 2025.

"Inilah yang menjadi sebab problem tidak berwibawanya hukum dan institusi penegak hukum saat ini," kata  Khozinudin.


Menurut Khozinudin, publik dapat melihat secara terang benderang, Kejaksaan tanpa malu lagi tampil telanjang di hadapan publik dengan menunjukan ketidakberdayaannya dalam menangani kasus Silfester,

"Muka Kejaksaan ibarat tercoreng arang oleh kasus Silfester," kata Khozinudin.

"Sayangnya, tak ada inisiatif yang serius dari Kejagung untuk membersihkan arang hitam di wajah institusinya," sambungnya.

Malahan, Kejaksaan justru asyik memainkan peran badut atas muka yang tercoreng arang. Mereka tanpa malu membuat statement yang lucu dan sangat menggelikan.

"Sebagai rakyat, rasanya kita harus mulai terbiasa tertawa atas kinerja aparat kita, meskipun sejatinya kinerja itu sangat menyakitkan bagi asa keadilan hukum di negeri ini," pungkas Khozinudin.  

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya