Berita

Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian tahun baru di Tapanuli Selatan. (Foto: Facebook Prabowo)

Publika

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 04:14 WIB

KARENA faktor cuaca ekstrem, Presiden Prabowo Subianto tak jadi menghabiskan malam pergantian tahun baru di Aceh. Tapi dialihkan ke Tapanuli Selatan. 

Ini tanda orang di sekitar Presiden Prabowo, dan tentu saja Presiden Prabowo itu sendiri, kepekaannya masih sangat tinggi. 

Menghabiskan malam tahun baru bersama korban bencana adalah program yang layak untuk diapresiasi.


Sambutan Presiden Prabowo di tengah korban bencana di Tapanuli Selatan sungguh tepat dan memberikan kemantapan hati bagi para korban bencana untuk menapaki hari-hari di tahun baru. 

"Percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkanmu sekalian. Kita akan tetap bersama," tegas Presiden.

"Yang penting bukan program seremonial, melainkan program kebijakan bagi para korban bencana agar bisa kembali pada situasi semula!" 

Kritikan seperti ini terhadap pemerintahan Presiden Prabowo tidak salah juga terus disampaikan. 

Pemerintahan lambat dan lain sebagainya. Tapi tak mengapresiasinya sama juga mengingkari sambutan meriah masyarakat di bawah.

Kelebihan Pemerintahan Prabowo dibandingkan Jokowi hanya dua. Satu, tak memelihara buzzer, dan dua, tak menjadi hukum sebagai alat politik. 

Makanya tak ada orang yang dilaporkan karena mengkritik oleh buzzer. Enak saja, siapa bilang? Ribuan orang ditangkap saat demo berakhir rusuh kemarin! 

Ya, kalau demo bikin rusuh, merusak fasilitas umum, yang rugi juga rakyat.

Itu juga Roy Suryo cs dilaporkan ke Polisi oleh buzzer! Menurut saya itu beda. Meski kerap juga mengaku para pendukung Prabowo, tapi sebetulnya mereka masih pendukungnya Jokowi, bukan Prabowo. 

Ade Armando sendiri tegas mengatakan ia mendukung Prabowo oleh karena Jokowi mendukung Prabowo. Itu clear. Bedanya jelas. Prabowo masih layak didukung karena masih asli.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya