Berita

Logo KNPI.

Bisnis

KNPI Sodorkan Paket Rekomendasi Ekonomi Strategis ke Pemerintahan Prabowo

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 19:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyampaikan rekomendasi strategis sektor ekonomi kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai respons atas tantangan ekonomi global dan kebutuhan transformasi nasional. Rekomendasi meliputi agenda jangka pendek, transformasi menengah dan prinsip kepemimpinan kebijakan.

"Perlu membentuk Dewan Transformasi Ekonomi untuk menambal dan optimalisasi kinerja Dewan Ekonomi Nasional yang dalam setahun belakangan performanya kurang, dengan melibatkan pakar independen, pelaku usaha, dan akademisi untuk memetakan roadmap 2026," demikian salah satu poin rekomendasi agenda jangka pendek DPP KNPI dikutip RMOL dari siaran pers, Kamis, 1 Januari 2026.

Selain itu, KNPI mendorong percepatan finalisasi RUU Ekonomi Hijau dengan skema insentif super deductible tax hingga 200 persen untuk mendorong investasi dekarbonisasi. Langkah ini krusial untuk menjaga daya saing Indonesia di tengah transisi ekonomi global menuju ekonomi hijau.


KNPI juga mengusulkan pemerintah menyiapkan skenario penanganan krisis melalui stress test terhadap tiga kemungkinan, yakni resesi global parah, kenaikan harga energi hingga 50 persen, serta potensi bencana iklim berskala besar.

Pada agenda transformasi menengah 2026, KNPI merekomendasikan peluncuran Indonesia Productivity Fund senilai Rp20 triliun untuk skema co-financing teknologi bagi UMKM dan startup. Program ini ditujukan untuk mendongkrak produktivitas sekaligus mempercepat adopsi teknologi nasional.

Di tingkat regional, KNPI mendorong inisiasi ASEAN Green Supply Chain Initiative bersama Malaysia dan Thailand guna membangun standardisasi sertifikat hijau. Inisiatif ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok hijau kawasan.

"Bangun National Data Economy Framework yang memungkinkan pertukaran data aman antar-sektor untuk pengambilan kebijakan real-time," tulis keterangan pers itu.

Dalam aspek tata kelola, KNPI menekankan prinsip evidence based policymaking melalui dashboard ekonomi nasional real-time yang dapat diakses publik. Selain itu, diperlukan policy coherence lintas kementerian melalui integrated policy units di bawah koordinasi langsung Menko Perekonomian.

KNPI juga menyoroti pentingnya pendekatan pembangunan regional berbasis keunggulan komparatif tiap koridor ekonomi, serta prinsip resilience by design dalam setiap kebijakan besar, dengan stabilisator otomatis dan exit strategy yang jelas untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

"Ekonomi Indonesia 2026 berada pada persimpangan antara jalur pertumbuhan tradisional berbasis sumber daya dan jalur transformasi berbasis produktivitas dan inovasi. Kesuksesan akan ditentukan oleh kemampuan tidak hanya merumuskan kebijakan visioner, tetapi konsistensi implementasi dan koordinasi antar-pemangku kepentingan," tulis keterangan pers yang ditandatangani Ketua Umum DPP KNPI Tantan Taufik Lubis dan Sekjen Ahmad Fauzan itu.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya