Ketua YLBHI Muhammad Isnur (kanan). (Foto: Webinar Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pembaruan KUHAP)
Ketua YLBHI Muhammad Isnur (kanan). (Foto: Webinar Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pembaruan KUHAP)
Hal itu disampaikan Ketua YLBHI Muhammad Isnur dalam Webinar Deklarasi Indonesia Darurat Hukum bertajuk “KUHAP Baru: Wajah Inkompetensi dan Otoritarian Negara” pada Kamis, 1 Januari 2026.
Ia menyinggung perbedaan pendekatan antara Undang-Undang (UU) yang mengatur tentang Kemerdekaan Berpendapat di Muka Umum dengan ketentuan yang diatur dalam KUHP baru.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 27 September 2026 | 11:44
UPDATE
Rabu, 30 September 2026 | 20:27
Rabu, 30 September 2026 | 20:26
Rabu, 30 September 2026 | 20:26
Rabu, 30 September 2026 | 19:51
Rabu, 30 September 2026 | 19:36
Rabu, 30 September 2026 | 19:23
Rabu, 30 September 2026 | 19:12
Rabu, 30 September 2026 | 19:01
Rabu, 30 September 2026 | 18:34
Rabu, 30 September 2026 | 18:28