Berita

Tim Trauma Healing TNI AL. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

Tim Trauma Healing TNI AL Hibur Anak-anak Terdampak Bencana Sumatera

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 15:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI Angkatan Laut melalui Tim Trauma Healing Dispsial melaksanakan kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Bireuen, Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 31 Desember 2025, bertempat di Posko Kebencanaan Balai Masyarakat Gampong Pantee Lhong.

Dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 1 Januari 2026, pelaksanaan trauma healing ini merupakan bentuk kepedulian TNI AL dalam membantu pemulihan kondisi psikologis masyarakat pascabencana. Selain Tim Trauma Healing Dispsial, TNI AL juga menugaskan Kodaeral I, Koarmada I, Yonkes Marinir, Yon 8 Marinir, Puskesal, serta Lanal Lhokseumawe (LSE).

Lebih lanjut, setibanya di lokasi tim langsung berinteraksi dengan warga, khususnya anak-anak dan orang tua, untuk memberikan pendampingan psikologis.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan fun games dan ice breaking kepada anak-anak di posko pengungsian. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan self healing agar anak-anak dapat bangkit, beradaptasi kembali, serta mengurangi dampak trauma akibat bencana yang dialami.

Selain itu, tim juga memberikan terapi psikologis kepada masyarakat, khususnya orang tua, melalui beberapa teknik, antara lain Butterfly Hug dan SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique). 

Teknik Butterfly Hug dilakukan dengan posisi duduk dan menyilangkan kedua tangan di dada sambil mengatur napas secara perlahan selama 30-60 detik, disertai afirmasi positif agar tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang. Sementara itu, SEFT merupakan metode terapi yang mengombinasikan ketukan pada titik-titik meridian tubuh dengan afirmasi spiritual untuk membantu mengatasi stres dan kecemasan.

Kegiatan ditutup dengan suasana kebersamaan dengan anak-anak melalui pemutaran musik dan aktivitas hiburan. Momen ini dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari pengalaman menegangkan, menumbuhkan kembali suasana ceria dan harapan, serta mendukung pemulihan emosi agar mereka merasa lebih aman dan nyaman di lingkungan pengungsian.

Melalui kegiatan trauma healing ini, TNI AL berharap dapat membantu mempercepat proses pemulihan psikologis masyarakat terdampak bencana serta memberikan semangat dan harapan baru untuk bangkit kembali. Hal tersebut merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya