Berita

Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2025 (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Maaf Belum Bisa Kunjungi Semua Lokasi Bencana di Sumatera

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 14:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat mengunjungi seluruh lokasi bencana di Sumatera. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026.

Presiden mengaku menerima laporan dari berbagai pihak terkait adanya sejumlah daerah yang mempertanyakan ketidakhadirannya secara langsung di lokasi bencana. 


Namun, Prabowo menegaskan keterbatasan waktu dan kondisi lapangan membuatnya harus menentukan prioritas kunjungan.

“Banyak kabupaten lain bertanya kok Presiden belum sampai, saya minta maaf, saya belum bisa ke semua titik tapi saya pilih atau saya disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo memastikan pemerintah tetap memberi perhatian serius terhadap seluruh wilayah terdampak. Ia juga berkomitmen akan berupaya mendatangi daerah-daerah dengan dampak bencana yang paling besar.

“Tetapi saya sudah sampaikan ke Gubernur, Mendagri, nanti insya Allah saya coba tetap daerah-daerah yang dampaknya besar akan saya datangi,” lanjutnya.

Menurut Prabowo, kehadiran para pejabat di lokasi bencana bukan sekadar formalitas, melainkan untuk memastikan permasalahan di lapangan dapat diidentifikasi dan ditangani secara cepat.

Prabowo juga menyinggung adanya kritik dari sejumlah pihak yang memandang kehadiran pejabat di lokasi bencana secara negatif. Ia menilai pandangan tersebut kurang tepat karena kunjungan pejabat justru bertujuan untuk mempercepat solusi.

“Pejabat datang pemimpin datang melihat apa kekurangan, apa masalah, apa yang bisa kita bantu, mana yang kita bisa percepat kan begitu,” pungkas Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya