Berita

Ilustrasi (Repro)

Bisnis

SoftBank Tingkatkan Kepemilikan OpenAI Jadi 11 Persen, Gelontorkan Investasi Rp684 Triliun

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 12:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

SoftBank menutup tahun 2025 dengan langkah besar di sektor kecerdasan buatan. Raksasa investasi asal Jepang itu mengumumkan peningkatan kepemilikan saham di OpenAI menjadi sekitar 11 persen, setelah merampungkan tahap kedua investasi senilai 41 miliar Dolar AS atau sekitar Rp684,5 triliun di perusahaan pengembang ChatGPT tersebut.

Pengumuman itu menandai rampungnya tahap kedua investasi sebesar 22,5 miliar Dolar AS. Sebelumnya, SoftBank telah mengumumkan rencana investasi total hingga 40 miliar Dolar AS ke OpenAI sejak April 2025.

Secara keseluruhan, nilai investasi SoftBank di OpenAI kini mencapai 41 miliar Dolar AS, yang terdiri dari 30 miliar Dolar AS dari Vision Fund milik SoftBank serta 11 miliar Dolar AS dari investor pihak ketiga. Dengan struktur tersebut, SoftBank resmi menjadi salah satu pemegang saham terbesar OpenAI.


Pendiri SoftBank, Masayoshi Son, menegaskan keyakinannya terhadap masa depan kecerdasan buatan, khususnya Artificial General Intelligence (AGI).

“Kami sangat sejalan dengan visi OpenAI untuk memastikan AGI bermanfaat bagi seluruh umat manusia,” ujar Son dalam pernyataannya, dikutip dari Japan Times, Kamis 1 Januari 2026.

AGI merujuk pada tahap lanjutan kecerdasan buatan yang secara teori mampu melampaui kemampuan manusia dalam berbagai tugas intelektual. Son menilai teknologi ini sebagai terobosan besar yang berpotensi mengubah kehidupan manusia secara luas.

Dari pihak OpenAI, CEO Sam Altman menyambut positif dukungan SoftBank.

“Kepemimpinan dan skala global mereka membantu kami bergerak lebih cepat dan menghadirkan kecerdasan canggih ke dunia,” kata Altman, seraya menyebut SoftBank sebagai investor yang sejak lama melihat potensi besar AI.

Selain OpenAI, SoftBank juga terlibat dalam proyek infrastruktur AI raksasa Stargate senilai 500 miliar Dolar AS bersama OpenAI dan Oracle di Amerika Serikat. 

Tak hanya itu, SoftBank baru-baru ini mengakuisisi perusahaan investasi pusat data AS DigitalBridge senilai sekitar 4 miliar Dolar AS, memperkuat posisinya dalam ekosistem AI global.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya