Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum. (Foto: Istimewa)

Politik

Menteri Diusulkan Bergilir Menginap di Daerah Terdampak Bencana

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 12:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum mengusulkan agar pemerintah pusat lebih intensif hadir langsung di daerah-daerah terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 
Ia menilai, kehadiran langsung perwakilan pemerintah sangat dibutuhkan untuk memastikan percepatan penanganan di lapangan.

Menurut Anas, mulai awal Januari 2026 sebaiknya dilakukan penjadwalan bergilir bagi wakil pemerintah pusat untuk turun langsung ke daerah terdampak. 

Para pejabat tersebut diharapkan tidak hanya melakukan kunjungan singkat, tetapi turut memandu langsung penanganan dan bahkan menginap di lokasi bencana untuk menemani gubernur dan/atau bupati setempat.

Para pejabat tersebut diharapkan tidak hanya melakukan kunjungan singkat, tetapi turut memandu langsung penanganan dan bahkan menginap di lokasi bencana untuk menemani gubernur dan/atau bupati setempat.

“Mulai awal Januari 2026, sebaiknya bergilir wakil pemerintah hadir memandu langsung dan menginap, menemani gubernur dan atau bupati, di daerah terdampak bencana yang masih sangat memerlukan penanganan segera,” ujar Anas, lewat akun X miliknya, dikutip Kamis, 1 Januari 2026.

Ia menambahkan, pejabat yang dimaksud antara lain para menteri dan kepala badan yang memiliki keterkaitan langsung dengan penanganan bencana dan pemulihan masyarakat. 

Dengan kehadiran langsung di lapangan, koordinasi lintas sektor dinilai akan berjalan lebih efektif dan respons terhadap kebutuhan masyarakat bisa lebih cepat.

Di akhir pernyataannya, Anas juga menyampaikan ucapan Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap tahun baru ini menjadi momentum bangkit bersama.

“Selamat Tahun Baru 2026. Semoga menjadi Tahun Harapan dan Kebaikan,” tutup Anas.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya