Berita

Ilustrasi Pilkada. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 05:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Model pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), memiliki sisi positif dari sisi anggaran pelaksanaannya, namun sekaligus juga sisi negatif bagi demokrasi.

Founder Citra Institute, Yusak Farchan memandang, peralihan dari hak rakyat memilih langsung pemimpin daerahnya kepada model perwakilan oleh DPRD, sepatutnya dipertimbangkan secara matang oleh pemangku pembuat kebijakan.

"Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota dan wakilnya oleh DPRD memang lebih efisien dari sisi prosedur, tapi mengabaikan hak-hak rakyat sebagai nyawa demokrasi," ujar Yusak kepada RMOL, Rabu 31 Desember 2025.


Yusak menuturkan, argumentasi elite politik dan partainya yang menyebut ongkos politik menjadi kepala daerah tidak murah, pada dasarnya ditengarai bukan dari perilaku rakyat yang suka diberikan politik uang.

"Biaya politik mahal itu sumbernya di elite, bukan di rakyat. Kalau seluruh elite bersepakat tidak bagi-bagi uang saat pemilu-pilkada, maka cost politik sebenarnya bisa ditekan," kata Yusak.

Lagipula, lanjut Yusak, jika pilkada digeser ke DPRD dan bukan lagi di tempat pemungutan suara (TPS), maka yang namanya politik uang tak lantas bisa otomatis hilang.

"Memangnya partai-partai, anggota DPRD mau gratisan pilih gubernur, bupati dan walikota? Saya kok tidak yakin," demikian Yusak.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya