Berita

Ketua Umum DPP GMNI, Risyad Fahlefi (tengah) di Istana Negara, Kamis malam, 4 September 2025. (Foto: BMI Sekretariat Presiden)

Politik

GMNI Apresiasi Kinerja Polri pada 2025

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 04:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kinerja Polisi Republik Indonesia (Polri) pada tahun 2025, dinilai Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI), telah mengayomi rakyat.

Ketua Umum DPP GMNI, Risyad Fahlefi mengatakan, rilis akhir tahun Polri merupakan bentuk pertanggungjawaban institusional kepada publik, sekaligus wujud keterbukaan dan transparansi dalam menyampaikan capaian kinerja, evaluasi, serta tantangan keamanan nasional yang dihadapi bangsa Indonesia ke depan.

“Rilis akhir tahun Polri 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus menegaskan komitmen Polri sebagai institusi yang bekerja untuk kepentingan rakyat,” ujar Risyad dalam keterangannya, Rabu 31 Desember 2025.


Ia menilai pemaparan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait hasil survei nasional dan internasional, menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri. 

Namun, menurutnya, capaian itu harus dimaknai sebagai amanah rakyat yang menuntut peningkatan profesionalisme, integritas, dan keberpihakan pada nilai-nilai keadilan.

Dalam konteks ideologis, Risyad mengingatkan pesan Proklamator sekaligus Presiden Pertama RI Soekarno atau Bung Karno, yang menyebut aparat negara harus berdiri di atas kepentingan rakyat dan demokrasi.

Atas hal tersebut, Risyad menyoroti penekanan Kapolri terkait tantangan global ke depan, mulai dari dampak perubahan iklim, dinamika geopolitik, hingga perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan. 

Ia menilai hal tersebut menunjukkan kesadaran strategis Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional di tengah perubahan zaman, juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan prinsip demokrasi.

“Keamanan nasional tidak boleh dibangun dengan mengorbankan HAM dan kebebasan sipil," pungkas Risyad.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya