Berita

Jokowi Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Dokumentasi Setpres)

Politik

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 22:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat membantah keras tudingan yang menyeret Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang isu pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Hal itu ditegaskan Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangan resminya, yang diterima redaksi sesaat lalu, Rabu, 31 Desember 2025.

“Belakangan juga muncul misinformasi terhadap Pak SBY. Mulai dari rumor terkait kondisi kesehatan beliau, hingga beliau dituduh terlibat dalam isu pemalsuan ijazah Pak Jokowi. Isu-isu tersebut tidak benar,” tegas Herzaky.


Ia menyatakan, di tengah bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, fokus utama seharusnya tertuju pada keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“Banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan makanan, air bersih, tempat tinggal, dan bantuan dasar lainnya. Fokus dan perhatian kita seharusnya tertuju kepada mereka terlebih dahulu,” kata Herzaky.

Namun demikian, Herzaky menyayangkan masih adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi darurat untuk menyebarkan informasi tidak benar dan menyeret isu politik yang tidak relevan.

“Sayangnya, di situasi seperti ini masih ada pihak yang justru memanfaatkan kondisi darurat untuk menyebarkan informasi yang tidak benar dan menyeret isu politik yang tidak relevan. Hal ini hanya menambah kegaduhan dan mengalihkan perhatian dari mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Herzaky juga menegaskan bahwa berbagai isu yang menyerang SBY belakangan ini. Ia kembali menegaskan bahwa isu-isu tersebut adalah fitnah. 

Menurut Herzaky, upaya menggiring opini ke isu politik yang tidak berdasar sangat disayangkan karena mengalihkan energi dan perhatian publik dari penanganan bencana.

“Sangat disayangkan, perhatian kita hari-hari ini malah berusaha dialihkan ke isu-isu politik yang tidak berdasar,” sesal Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat ini.

Lebih jauh, Herzaky mengajak seluruh pihak untuk lebih bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi dan tidak mudah terprovokasi.

“Mari kita bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama mengutamakan kemanusiaan. Saat ini, yang paling membutuhkan perhatian adalah para korban. Mari kita fokus pada mereka,” pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya