Berita

Preside Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)

Dunia

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 21:46 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan dokumen pertama dari rencana perdamaian 20 poin berpeluang siap ditandatangani pada Januari 2026.

Hal ini menyusul pembicaraan yang ia sebut berjalan sukses dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait jaminan keamanan dan rencana penempatan misi pemantauan pascagencatan senjata.

Zelensky mengatakan kerangka kerja untuk mengakhiri perang dengan Rusia kini berada di tahap akhir.


Ia berharap keputusan atas seluruh dokumen perdamaian dapat dicapai pada awal tahun, seraya menegaskan rencana tersebut melibatkan Ukraina, Amerika Serikat, Rusia, dan Eropa sebagai penandatangan.

"Saya harap kita akan mendapatkan keputusan mengenai semua dokumen pada bulan Januari," ujar Zelensky, dikutip dari Anadolu, Rabu, 31 Desember 2025.

Dalam kerangka kerja yang diperbarui, pemerintah AS disebut menawarkan jaminan keamanan yang mengikat secara hukum selama 15 tahun, dengan skema komitmen seperti Pasal 5 NATO yang tengah diupayakan Zelensky untuk diperpanjang hingga 50 tahun.

Ia juga mengkonfirmasi adanya pembahasan terkait kemungkinan pengerahan pasukan AS serta misi pemantauan khusus guna mencegah provokasi Rusia setelah gencatan senjata diberlakukan.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya