Berita

Kolase Logo dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Muhammadiyah Berharap Tidak Ada Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 18:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seiring terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendukung imbauan perihal tidak ada pesta kembang api menyambut tahun baru 2026.

Demikian disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir dalam keterangan resmi dikutip redaksi di Jakarta, Rabu, 31 Desember 2025. 

“Kami mendukung imbauan dalam menghadapi tahun baru alangkah elok mana kala tidak ada pesta dan euforia kembang api dari saudara sebangsa di negeri tercinta,” ujar Haedar.


Menurut dia, peniadaan pesta kembang api di malam tahun baru tahun ini sebagai bentuk solidaritas sosial dan turut serta merasakan derita saudara sebangsa dan setanah air yang tertimpa bencana.

“Sebagai wujud dari empati merasakan derita sesama,” ucap Haedar. 

Lebih jauh, Haedar menyebut bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera sedianya menjadi bahan refleksi bersama dalam menyongsong tahun baru 2026. 

“Mari, kehadiran tahun 2026 dengan semangat baru untuk lebih tangguh dan makin bersatu menghadapi musibah dan menjalani kehidupan, seraya merajut kehidupan ke depan menjadi lebih baik, lebih produktif dan lebih bermakna,” tandasnya.


Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya