Berita

Wakil KSAD Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa lepas pemberangkatan Kapal Adri XLIX di Dermaga Satuan Angkutan Air Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, 31 Desember 2025. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Pertahanan

TNI AD Berangkatkan Kapal Lagi Percepat Distribusi Jembatan di Aceh

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 18:30 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

TNI AD kembali memberangkatkan satu kapal bantuan kemanusiaan ke wilayah Sumatera yang terdampak bencana.

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan, kapal tersebut dijadwalkan tiba di Pelabuhan Belawan, Medan, pada 5 Januari 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh sehari kemudian.

"Kita memberangkatkan satu kapal lagi, dari sudah lima kapal yang berangkat dalam rangka mendukung penanggulangan bencana di Sumatera. Ini kapal yang ke-6 kita berangkatkan," kata Letjen TNI Saleh di Dermaga Satuan Angkutan Air Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, 31 Desember 2025.


Ia menjelaskan, sesuai perintah Presiden kepada KSAD, TNI AD difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur vital, khususnya jembatan di wilayah terdampak. 

Hingga saat ini, sebanyak 12 jembatan Bailey telah berhasil dibangun di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

“Semuanya ada 42 jembatan yang kita rencanakan. Kita berharap dengan percepatan distribusi ini akan mendorong percepatan penyelesaian,” ujarnya.

Selain jembatan Bailey, kapal tersebut juga mengangkut berbagai material bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Pertahanan, di antaranya alat penjernih air, jembatan Aramco, serta hunian sementara (Huntara) yang akan dibangun bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Wakil KSAD menegaskan, TNI AD akan terus memaksimalkan penggunaan alutsista untuk mendukung distribusi bantuan dan percepatan pemulihan, serta membuka ruang koordinasi bagi pihak-pihak yang ingin menyalurkan bantuan ke lokasi bencana.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya