Berita

Wasekjen DPP PDIP Adian Napitupulu. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

PDIP Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD yang Bikin Mati Demokrasi

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 15:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

PDIP dengan tegas menyatakan sikap menolak pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang lewat DPRD. 

Hal tersebut disampaikan politisi PDIP Adian Napitupulu dalam sebuah postingan di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 31 Desember 2025.

Dalam postingannya, Adian mengunggah sebuah gambar tulisan yang berbunyi, "Gerindra, PKB, Golkar, dan PAN mendukung kepala daerah (Gubernur, Walikota, Bupati) dipilih oleh DPRD pada 2029".


"Berarti suara rakyat dihilangkan/dihapus/dibungkam. Demokrasi Mati - Mati Demokrasi. RipDemokrasi #SuaraRakyatMati. Maka rakyat juga berhak tidak bayar pajak untuk gaji kalian," sambung tulisan dalam foto unggahan Adian.

Selain mengunggah foto tulisan yang dilengkapi dengan logo partai-partai yang disebutkan, Adian juga menuliskan komentarnya dalam postingan itu.

Dia memberikan sinyal revisi UU Pemilu dan Pilkada yang dikenal sebagai Rancangan Undang-Undang (RUU) Paket Politik akan disahkan pada tahun depan. 

Namun, dia menyatakan sikap partai berlogo banteng moncong putih, terhadap rencana perubahan UU Pemilu dan Pilkada yang sepertinya dikabarkan akan berlangsung di awal tahun depan.

"Tahun 2026 DPR RI akan putuskan apakah Kepala Daerah akan dipilih langsung oleh Rakyat atau dipilih oleh Anggota DPRD," tegas Adian.

"Dari komposisi kursi, hanya PDI Perjuangan yang tegas menolak kepala daerah dipilih oleh DPRD, sementara partai-partai lainnya setuju," pungkas Adian.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya