Berita

Saiful Mujani saat berbicara pada podcast Akbar Faizal Uncensored (Repro)

Politik

Saiful Mujani Soroti Gagasan Pilkada Tak Langsung oleh DPRD

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 13:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Konsultan politik Saiful Mujani tiba-tiba “ngegas” di media sosial X jelang tutup tabun 2025 ini, melontarkan kritik pedas terkait gagasan pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Saiful Mujani secara lugas menuliskan cuitan yang merekonstruksi pemikiran sejumlah partai politik (parpol), yang mendukung adanya perubahan mekanisme pilkada secara langsung dicoblos rakyat menjadi dipilih oleh anggota-anggota DPRD.

“Politisi ingin agar kepala daerah dipilih oleh DPRD, karena pemilihan langsung oleh rakyat membuat pilkada penuh politik uang, merusak persatuan,” ujar Saiful Mujani dalam cuitannya, Rabu, 31 Desember 2025.


Dia menegaskan, gagasan memberikan kewenangan kepada DPRD untel memilih kepala daerah, sama saja mendiskreditkan cara berpolitik masyarakatnya sendiri.

“Ide politisi ini sama dengan menuduh rakyat sebagai sumber politik uang dan korupsi,” ungkapnya.

Sebaliknya justru dipikirkan Saiful Mujani, terkait dengan argumentasi politisi-politisi pendukung perubahan skema pilkada ke depan dia anggap tidak masuk akal, dan malah cenderung melegitimasi kelemahan dan kebobrokan mereka.

“Padahal yang nyebar uang itu politisi. Calon ga pantas, ga kompeten, maksain diri ingin menang,” tuturnya.

“Politisi itu sumber politik uang, bukan rakyat,” demikian Saiful Mujani ngegas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya