Ilustrasi (Dokumen RMOL)
Ilustrasi (Dokumen RMOL)
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, mengatakan bahwa usulan pilkada melalui DPRD bukanlah hal baru. Sejumlah elite partai politik telah lama menggulirkan gagasan serupa dengan alasan klasik, mulai dari maraknya politik uang, tingginya biaya pilkada, hingga dampak polarisasi di masyarakat.
“Alasan-alasan tersebut tampaknya hanya dijadikan justifikasi agar pilkada kembali dilakukan melalui DPRD. Tidak satu pun dari tiga faktor itu yang secara signifikan berkaitan langsung dengan pemilih,” ujar Jamiluddin kepada wartawan, Rabu, 31 Desember 2025.
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00
UPDATE
Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48
Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23
Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52
Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52
Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48
Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25
Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59
Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45
Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20
Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59