Berita

PKSS menerima penghargaan Best Partner 2025 dalam acara Industrial Gathering with Alumni Session yang digelar di Jakarta. (Foto: Dokumentasi PKSS)

Nusantara

PKSS-Unsri Perkuat Kemitraan Penempatan Kerja

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 06:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) memperkuat peran dalam penyerapan tenaga kerja lulusan perguruan tinggi dengan menggandeng Universitas Sriwijaya (Unsri) dalam kemitraan penempatan alumni di sektor perbankan dan industri nasional.

Kemitraan yang telah berlangsung lebih dari lima tahun itu difokuskan pada peningkatan kesiapan kerja lulusan serta perluasan akses penempatan di dunia usaha. Kerja sama tersebut relevan di tengah meningkatnya tuntutan industri terhadap tenaga kerja dengan kompetensi siap pakai.

Atas kontribusi ini, PKSS menerima penghargaan Best Partner 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Industrial Gathering with Alumni Session yang digelar di Jakarta. 


Melalui kerja sama ini, alumni Unsri disalurkan ke sejumlah mitra PKSS, khususnya di sektor perbankan dan perusahaan nasional, dengan fokus wilayah Sumatera Selatan.

“PKSS akan terus memperluas peran tersebut agar penyerapan alumni dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan SDM,” kata Strategic Quality Manpower & Development Department PT PKSS, Dera Andhika Duana dalam keterangannya, dikutip Rabu 31 Desember 2025.

Selain penempatan kerja, PKSS terlibat sejak tahap persiapan lulusan memasuki dunia profesional. PKSS aktif menyelenggarakan berbagai program, antara lain campus hiring, career bootcamp, job fair, serta pembekalan dunia kerja. Program tersebut dirancang untuk menjembatani transisi lulusan dari lingkungan akademik ke dunia industri.

Unsri tercatat sebagai salah satu dari 20 universitas terbaik di Indonesia versi Times Higher Education. Posisi tersebut menempatkan Unsri sebagai salah satu penyedia sumber daya manusia strategis, khususnya bagi kawasan Sumatera, yang membutuhkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya