Berita

Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Penemuan Cadangan Migas Baru di Blok Mahakam Bisa Kurangi Impor

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 01:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penemuan cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru di Blok Mahakam, lepas pantai Kalimantan Timur, yang dilakukan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan kabar baik bagi ketahanan energi nasional.

“Ini menjadi angin segar bagi sektor energi nasional,” kata Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar dalam keterangannya, dikutip Rabu 31 Desember 2025.

Gunhar berharap temuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan minyak nasional yang saat ini mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari.


“Kita berharap temuan ini bisa mengurangi ketergantungan impor,” kata Gunhar.

Lebih lanjut, Gunhar mendorong Pertamina dan SKK Migas untuk terus meningkatkan kinerja sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap sektor migas nasional.

“Kita berharap Pertamina dan SKK Migas semakin sukses dan mampu mengembalikan kepercayaan rakyat,” kata Gunhar.

Gunhar juga menekankan pentingnya pembahasan revisi Undang-Undang Migas guna memperkuat kinerja sektor energi nasional. Ia menegaskan perlunya langkah tegas terhadap praktik mafia migas.

Berdasarkan informasi, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan penemuan migas di Sumur Eksplorasi Metulang Deep MDX-1. PHM telah menyelesaikan pemboran dan melakukan uji sumur pada Selasa 30 Desember 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya