Berita

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono saat rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Selasa, 30 Desember 2025. (Foto: Tangkapan layar YouTube Polri)

Presisi

Kabareskrim: 68 Anak Indonesia Terpapar Neo-Nazi dan White Supremacy

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 16:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 68 anak Indonesia dilaporkan terpapar ideologi ekstrem sepanjang tahun 2025. Data Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, puluhan anak ini tersebar di 18 provinsi dengan berbagai ideologi.

"68 anak di 18 provinsi terpapar ideologi ekstrem melalui grup TCC (True Crime Community), seperti Neo-Nazi dan White Supremacy (supremasi ras kulit putih)," kata Komjen Syahar saat rilis akhir tahun 2025 Polri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.

Paparan ini pun telah ditangani Polri melalui Detasemen Khusus Anti-Teror (Densus 88). Bahkan dalam penindakan, Densus 88 menemukan anak-anak yang terpapar telah memegang berbagai senjata berbahaya.


Senjata-senjata yang ditemukan disebut akan digunakan untuk menyerang sekolah hingga teman sebaya.

"Mereka ditemukan telah menguasai berbagai senjata berbahaya dengan rencana aksi menyasar lingkungan sekolah dan rekan sejawat," tambah Komjen Syahar.

Kabareskrim juga turut menjabarkan kinerja Densus 88 sepanjang tahun 2025, mulai dari pengungkapan jaringan radikalisme pada anak di bawah umur hingga menggagalkan rencana aksi terorisme kelompok Anshor Daulah.

"(Densus 88) menggagalkan 20 rencana aksi serangan oleh anak di bawah umur, dan penangkapan 7 tersangka terorisme dalam pengamanan Nataru tahun ini," tambah Komjen Syahar.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya