Berita

Militer China berlatih di sekitar wilayah Taiwan pada Minggu, 29 Desember 2025 (Tangkapan layar siaran Associated Press)

Dunia

Taiwan Kecam Latihan Militer Besar-besaran China

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Militer China menggelar latihan militer besar-besaran di sekitar Taiwan pada Senin, 29 Desember 2025.

Latihan ini melibatkan angkatan udara, laut, dan pasukan roket, dan disebut Beijing sebagai “peringatan keras” bagi kelompok yang mendorong kemerdekaan Taiwan serta pihak asing yang dianggap ikut campur.

Pemerintah Taiwan langsung merespons dengan menaikkan status siaga militernya. Kementerian Pertahanan Taiwan menyebut China sebagai ancaman utama stabilitas kawasan dan menilai latihan tersebut sebagai bentuk intimidasi. 


“Latihan militer yang ditargetkan oleh Partai Komunis China semakin menegaskan sifatnya sebagai agresor dan perusak perdamaian terbesar,” kata kementerian, dikutip dari Associated Press, Selasa 30 Desember 2025.

Latihan ini muncul di tengah memanasnya hubungan China dengan Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Beijing marah atas penjualan senjata AS ke Taiwan serta pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang membuka kemungkinan keterlibatan militer Jepang jika China menyerang Taiwan, meski China tidak menyebut kedua negara itu secara langsung dalam pernyataannya.

Menurut Kolonel Senior Shi Yi, juru bicara Komando Teater Timur militer China, latihan dilakukan di Selat Taiwan dan wilayah sekitar pulau tersebut, dengan fokus pada patroli tempur laut-udara, simulasi blokade pelabuhan penting, serta uji kemampuan serangan presisi. “Ini adalah peringatan keras terhadap kekuatan separatis ‘kemerdekaan Taiwan’ dan campur tangan eksternal,” ujarnya.

Ketegangan ini menambah daftar panjang tekanan militer China terhadap Taiwan, yang telah berlangsung hampir setiap hari dalam beberapa tahun terakhir.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya