Berita

Mantan PM Bangladesh Khaleda Zia (Foto: The Hindu)

Dunia

Eks PM Perempuan Pertama Bangladesh Khaleda Zia Meninggal Dunia

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kabar duka datang dari Bangladesh, di mana mantan perdana menteri perempuan pertama negara itu Khaleda Zia meninggal dunia setelah lama berjuang melawan sakit.

Zia yang merupakan Ketua Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), wafat pada usia 80 tahun pada Selasa dini hari waktu setempat, 30 Desember 2025. 

Dokter pribadi Zia, AZM Zahid Hossain, mengatakan mantan PM itu meninggal saat menjalani perawatan di Evercare Hospital, Dhaka. 


“Beliau mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa dini hari ketika sedang dirawat,” ujar dokter Hossain, seperti dimuat Telegraph India.

Sejumlah anggota keluarga berada di rumah sakit saat Zia wafat, termasuk putra sulungnya Tarique Rahman beserta keluarga. Sekretaris Jenderal BNP, Mirza Fakhrul Islam Alamgir, juga terlihat hadir di rumah sakit.

Zia dirawat di Evercare Hospital sejak 23 November untuk pemeriksaan rutin. Namun dokter menemukan adanya infeksi pada bagian dada dan memutuskan untuk merawatnya lebih lanjut.

Kondisinya memburuk pada 27 November sehingga ia dipindahkan ke ruang perawatan intensif jantung atau Coronary Care Unit (CCU). Pada Selasa dini hari, tim dokter menyebut kondisinya sangat kritis.

Dokter Hossain mengatakan Zia menderita berbagai penyakit kronis, seperti gangguan hati dan ginjal, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, serta infeksi. 

“Kondisinya berada dalam fase yang sangat kritis,” ungkapnya kepada wartawan.

Zia dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah politik Bangladesh dan perdana menteri perempuan pertama negara tersebut. Wafatnya Khaleda Zia menjadi duka mendalam bagi keluarga, pendukung, dan dunia politik Bangladesh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya