Berita

Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat (Foto: RMOL Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Menuju Indonesia Emas 2045, Pemerintah Libatkan Ribuan Pemikir Susun Roadmap

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 12:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kajian peta jalan (roadmap) menuju Indonesia Emas 2045 menjadi landasan arah pembangunan nasional jangka panjang.

Roadmap tersebut disusun melalui proses intelektual yang panjang dengan melibatkan sebanyak 2.679 pemikir. Dari kajian tersebut dihasilkan tujuh naskah utama yang menjadi panduan strategis pembangunan bangsa.

"Untuk menuju Indonesia Emas 2045, kajiannya sudah disiapkan secara akademik. Ada 2.679 pemikir yang terlibat dan menghasilkan tujuh naskah penting sebagai arah kebijakan," ujar Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat dalam acara Evaluasi dan Refleksi Kegiatan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan Tahun 2025, di Tangerang Selatan, Selasa, 30 Desember 2025.


Salah satu fokus utama dalam peta jalan tersebut adalah pembangunan sumber daya manusia sejak fase paling awal kehidupan. Menurut Adi Hidayat, kualitas generasi bangsa sangat ditentukan dari perhatian negara terhadap masa 1.000 hari pertama kehidupan anak.

"Fokusnya dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan anak, karena di situlah fondasi kualitas manusia Indonesia dibangun untuk jangka panjang," katanya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya