Berita

Sekda Aceh, M. Nasir. (Foto: Humpro Adpim Aceh)

Nusantara

Sekolah di Aceh Kembali Aktif 5 Januari

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 04:50 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Aceh memastikan seluruh aktivitas Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap tahun ajaran 2025/2026 di seluruh SMA akan dimulai secara serentak pada 5 Januari 2026. 

Kebijakan ini diambil untuk menjamin hak pendidikan siswa tetap terpenuhi meskipun ratusan sekolah terdampak bencana meteorologi berupa banjir dan tanah longsor.

“Kondisi di lapangan memang menantang, di mana ada 78 unit sekolah yang masuk kategori rusak berat," kata Sekda Aceh, M. Nasir, dalam keterangannya, Senin 29 Desember 2025.


Nasir menyebutkan, berdasarkan data Posko Penanganan Bencana Meteorologi Pemerintah Aceh, dari total 555 unit SMA di seluruh Aceh, sebanyak 214 unit dilaporkan terdampak banjir dan tanah longsor. Dampak terparah tercatat di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.

Nasir menegaskan, keberlangsungan aktivitas sekolah memiliki peran strategis dalam membantu pemulihan pascabencana, khususnya bagi kondisi psikologis siswa. 

Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang aman untuk membangun kembali stabilitas emosional anak-anak yang terdampak.

"Kehadiran siswa di sekolah akan membantu mereka kembali ke ritme hidup normal, yang merupakan bagian penting dari pemulihan pascabencana," kata Nasir dikutip dari RMOLAceh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya