Berita

Rendang dan abon kemasan buatan UMKM disalurkan untuk korban terdampak bencana Aceh. (Foto: Dok. PNM)

Nusantara

Abon hingga Rendang UMKM Disalurkan untuk Korban Terdampak Bencana Aceh

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 13:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Produk-produk makanan kemasan UMKM menjadi bantuan yang turut disalurkan untuk korban terdampak bencana alam di Aceh.

Setidaknya, lebih dari 2.000 paket abon kemasan dan rendang siap saji buatan nasabah PNM telah dikirim ke posko pengungsian, dapur umum, hingga rumah-rumah nasabah PNM Mekaar di Aceh Tamiang.

“Sebagai pelaku usaha kecil, saya tidak pernah membayangkan produk dari dapur kami bisa sampai ke saudara-saudara di Aceh. Semoga abon ini dapat sedikit menguatkan mereka di tengah kondisi yang sulit,” tutur pembuat abon kemasan, Hani Susanti yang juga nasabah PNM asal Serang dalam keterangan tertulisnya, Senin, 29 Desember 2025.


Sementara itu, rendang siap saji dibuat oleh UMKM asal Padang, Ningsih. Menurutnya, bencana bukan sekadar berita, melainkan panggilan untuk saling menolong.

“Ketika mendengar ada sesama nasabah PNM terdampak banjir dan longsor, kami merasa terpanggil. Lewat usaha yang kami miliki, kami ingin berbagi," kata Ningsih.

Bantuan ini menjadi wujud nyata semangat dari nasabah untuk nasabah, sebuah solidaritas yang tumbuh dari kepedulian. Adapun bantuan makanan kemasan dan siap saji dikirim lewat PT PNM untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami melibatkan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha makanan siap saji. Lebih dari 2.000 produk abon dan rendang telah disalurkan untuk meringankan kebutuhan pangan sekaligus menguatkan semangat bagi para penyintas,” ujar Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya