Berita

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Konferda PDIP Nyaris Tuntas, Sumatera Barat Jadi Satu-satunya yang Tertunda

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 14:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan di hampir seluruh wilayah Indonesia telah rampung. Saat ini, hanya Konferda PDI Perjuangan Sumatera Barat yang masih mengalami penundaan.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyampaikan bahwa Konferda di Sumatera Utara telah lebih dulu dilaksanakan, sehingga kini hanya Sumatera Barat yang belum terlaksana.

“Ya, Konferda yang kita tunda itu Sumatera Barat. Kalau Sumatera Utara kan sudah dilaksanakan sebelumnya, sehingga tinggal Sumatera Barat,” ujar Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin 29 Desember 2025. 


Menurut Hasto, penundaan Konferda PDI Perjuangan Sumatera Barat disebabkan oleh kondisi bencana yang melanda wilayah tersebut. Meski demikian, partai berlambang banteng moncong putih itu terus mengkaji berbagai opsi agar proses konsolidasi tetap dapat diselesaikan.

“Kita sedang mencari cara. Apakah dalam kondisi bencana seperti ini Konferda bisa dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan teknologi,” jelasnya.

Hasto menegaskan bahwa secara keseluruhan proses konsolidasi internal PDI Perjuangan telah berjalan dengan baik dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun ini.

“Seluruh konsolidasi sudah selesai. Akhir tahun ini semuanya dipastikan tuntas,” tegasnya.

Ia menambahkan, rampungnya Konferda di seluruh daerah akan menjadi momentum penting menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan sekaligus pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama.

“HUT PDI Perjuangan ke-53 dan Rakernas pertama menjadi penanda bahwa konsolidasi telah dilakukan, dengan berbagai dinamika politik yang menunjukkan PDI Perjuangan sebagai partai demokrasi yang membuka ruang perdebatan ide dan gagasan demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkas Hasto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya