Berita

Wamensos Agus Jabo (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Kemensos Cairkan Santunan Rp1,29 Miliar untuk 86 Ahli Waris Korban Bencana Sumatera

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 14:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Sosial (Kemensos) mencairkan santunan senilai total Rp1,29 miliar kepada 86 ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana di wilayah Sumatera. 

Setiap ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta sebagai bentuk perlindungan sosial dari pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo dalam konferensi pers di Lapangan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.


“Untuk penyaluran santunan korban meninggal ya, senilai 15 juta per orang telah disalurkan kepada 86 ahli waris korban meninggal dengan total nilai santunan sebesar 1,29 miliar," ungkapnya kepada awak media.

Agus merinci sebaran penerima santunan yakni dua orang di Kabupaten Pidie, 30 orang di Kabupaten Pidie Jaya, dan untuk Kota Sibolga 54 orang.

Ia menegaskan, proses penyaluran santunan akan terus dilanjutkan seiring rampungnya verifikasi data korban di daerah lainnya.

“Jadi setiap data yang telah diverifikasi oleh Bupati, oleh Walikota, dan BNPB, segera akan kami tindak lanjuti dengan proses pencairan untuk santunan korban meninggal tersebut,” jelasnya.

Selain santunan bagi korban meninggal dunia, Kemensos juga menyiapkan berbagai bantuan pascabencana meliputi hunian sementara dan hunian tetap, serta uang tunai sebesar Rp3 juta per KK untuk membeli kebutuhan perabotan rumah.

Ada juga bantuan tambahan lauk pauk bagi keluarga terdampak sebesar 450 ribu per orang per bulan yang diberikan selama 3 bulan ke depan. 

Tak hanya itu, dukungan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp5 juta per KK juga disiapkan guna mempercepat pemulihan pascabencana.

“Dukungan pemberdayaan dalam rangka pemulihan ekonomi akan diberikan secara tunai ya, sesuai dengan hasil asesmen senilai 5 juta per keluarga,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya