Berita

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Moratorium Hutan Era Presiden Megawati Jadi Isu Krusial Rakernas PDIP

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 12:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDI Perjuangan menegaskan bahwa kebijakan moratorium pemanfaatan hutan yang pernah diterapkan pada era Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, akan menjadi salah satu isu krusial dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menjelaskan bahwa partainya akan membentuk subkomisi khusus yang membahas persoalan ekologi dan lingkungan hidup dalam Rakernas tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons atas semakin masifnya kerusakan alam yang terjadi saat ini.

“Ya, di dalam Rakernas nanti kami membentuk subkomisi tentang ekologi, tentang lingkungan,” ujar Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, 29 Desember 2025.


Ia mengingatkan bahwa kebijakan moratorium pemanfaatan hutan pernah diterapkan pada masa pemerintahan Presiden Megawati dan dilandasi oleh kesadaran yang kuat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Menurut Hasto, perhatian Megawati terhadap isu lingkungan tidak hanya tercermin dalam kebijakan negara, tetapi juga dalam sikap dan kebiasaan sehari-hari. Bahkan, Megawati kerap berdiskusi dengan tokoh-tokoh dunia mengenai isu ekologi.

“Ibu Mega juga telah diwawancarai secara luas. Beliau juga bertemu dengan mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Albert Arnold Gore, untuk membahas pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Hasto menambahkan bahwa kepedulian Megawati terhadap lingkungan tercermin dalam kebiasaan sederhana namun bermakna, seperti menanam biji-bijian dari buah-buahan yang disajikan dalam rapat DPP PDIP.

“Bahkan, Ibu Mega memiliki kebiasaan menanam biji-bijian. Jika dalam rapat DPP ada buah seperti nangka atau salak, bijinya itu ditanam oleh beliau,” tuturnya.

Atas dasar itu, Hasto menegaskan bahwa kebijakan ekologis yang menyeluruh, dari hulu hingga hilir, akan menjadi bagian penting dalam pembahasan Rakernas PDIP yang dijadwalkan berlangsung pada 10-12 Januari 2026.

“Maka kebijakan ekologis dari hulu ke hilir akan menjadi bagian dari pembahasan dalam Rapat Kerja Nasional PDIP pada 10 sampai 12 Januari 2026 mendatang,” pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya