Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin sampaikan realisasi tahap pertama peternakan 30.000 ekor ayam di Subang (Foto: GP Anshor)

Bisnis

Mandiri Pangan! GP Ansor Targetkan Ribuan Ayam Broiler di Tiap Daerah

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 11:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengakhiri tahun 2025 dengan langkah konkret di sektor ekonomi. 

Melalui kolaborasi dengan Kelompok Usaha Gotong Royong BUMA Chicken Park (BCP), organisasi pemuda ini resmi membangun peternakan ayam broiler berkapasitas 30.000 ekor di Subang, Jawa Barat, pada Minggu 28 Desember 2025.

Proyek ini menjadi tonggak awal dari visi besar GP Ansor dalam membangun kedaulatan pangan sekaligus menyejahterakan kadernya di seluruh pelosok negeri.


Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan bahwa peternakan di Subang ini hanyalah permulaan. Ia menargetkan model bisnis serupa akan diduplikasi oleh para kader di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, kita tutup tahun dengan realisasi tahap pertama peternakan 30.000 ekor ayam di Subang. Ini adalah upaya mengintegrasikan program Ansor di level akar rumput dengan agenda ketahanan pangan pemerintah,” ujar Addin.

Addin mengajak seluruh kader untuk bergerak dalam semangat gotong royong. Ia menekankan bahwa setiap kader bisa mengambil peran sesuai kapasitasnya, mulai dari penyedia lahan, pemodal, hingga penyedia bibit. 

“Pengelolaannya bisa dilakukan bersama-sama dengan mengedepankan aspek akuntabilitas, bisnisnya modern. Siapa yang punya lahan, yang punya modal, punya bibit ayam silahkan dirembuk. Ekonomi kader jalan, kas organisasi juga jalan,” tandasnya. 

Bisnis Modern Berbasis Desa

Semangat ekonomi kerakyatan menjadi nyawa dari program yang pertama kali dikukuhkan di Bandung pada Oktober lalu ini. Tujuannya untuk memaksimalkan potensi desa untuk kesejahteraan kader Ansor.

Meski berbasis gotong royong, profesionalisme tetap menjadi prioritas utama. Direktur Utama PT Sahabat Bintang Perkasa, Syamsul Arifin, menyatakan bahwa usaha ini akan diawasi secara ketat dan profesional.

“Prinsipnya tetap bisnis. Ke depan akan ada evaluasi berkala, penindakan, hingga apresiasi bagi yang berhasil. Mari berkolaborasi agar berdampak luas, tidak hanya untuk organisasi tapi juga masyarakat,” tegas Syamsul.

Dengan dimulainya proyek di Subang ini, GP Ansor membuktikan bahwa organisasi kepemudaan mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi di pengujung tahun 2025.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya