Berita

Kapusdatin BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Nusantara

Total 16.264 KK Terima Dana Tunggu Hunian Korban Bencana Sumatera Tahap I

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 11:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 16.264 kepala keluarga (KK) korban bencana di wilayah Sumatera telah terdata sebagai penerima Dana Tunggu Hunian (DTH) tahap pertama.

Hal tersebut Kapusdatin BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers di Lapangan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025. 

Ia menjelaskan bahwa terdapat warga terdampak yang memilih tidak tinggal di hunian sementara (huntara) yang dibangun pemerintah dan menerima DTH.


BNPB telah mendapatkan data 16.264 KK penerima DTH dari bupati dan wali kota secara rinci dan diverifikasi secara berlapis melalui data Dukcapil dan Kementerian Dalam Negeri. 

“Saat ini yang sudah kita terima itu sudah 16.264 KK, nama yang sudah by name, by address. Jadi bupati, wali kota menyampaikan ini, kemudian kita validasi, kita verifikasi dengan data Dukcapil yang ada di Kemendagri,” jelasnya.

Dengan proses validasi tersebut, Abdul Muhari menegaskan, masyarakat tidak perlu lagi membawa dokumen administrasi seperti KTP atau Kartu Keluarga saat pencairan dana. 

Adapun proses penyaluran DTH akan dilakukan oleh bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) melalui skema jemput bola dengan nominal Rp600.000 per KK per bulan.

Di Sumatera Barat, penyaluran dilakukan oleh BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Sementara di Sumatera Utara oleh Bank Mandiri dan BNI, serta di Aceh oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Masyarakat tidak perlu antre di bank. Bank-bank Himbara akan langsung turun. Sehingga proses ini bisa kita percepat karena data penduduk itu kita sudah punya,” ungkapnya.

Abdul Muhari juga memastikan, seluruh penerima DTH tahap pertama telah dibukakan rekening di bank Himbara. 

“Saat ini posisi rekening sudah dibuka, yang 16.264 itu sudah dibuka di bank Himbara. Mulai besok hingga Jumat pihak bank bersama pemerintah kecamatan dan desa akan mulai turun supaya saudara-saudara kita sudah bisa mendapatkan haknya,” jelasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya