Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Ketegangan Geopolitik Dorong Kenaikan Harga Minyak

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 10:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Asia, Senin, 29 Desember 2025, seiring kekhawatiran investor terhadap ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 57 sen atau 0,94 persen menjadi 61,21 Dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) menguat 54 sen atau 0,95 persen ke level 57,28 Dolar AS per barel.

Kenaikan ini terjadi setelah harga minyak sempat anjlok lebih dari 2 persen pada Jumat lalu, ketika pasar menimbang kemungkinan kelebihan pasokan global serta harapan tercapainya kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina.


Analis Haitong Futures, Yang An, mengatakan bahwa harga minyak kembali naik karena ketegangan geopolitik masih tinggi. Rusia dan Ukraina terus saling menyerang infrastruktur energi, sementara situasi di Timur Tengah juga memanas.

“Serangan udara Saudi di Yaman dan pernyataan Iran yang menyebut negaranya berada dalam ‘perang skala penuh’ dengan AS, Eropa, dan Israel memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak,” ujarnya.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyebut bahwa pembicaraan damai dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menunjukkan kemajuan. Namun, Trump mengakui masih ada sejumlah persoalan besar yang belum terselesaikan, terutama terkait wilayah Donbas.

Analis IG, Tony Sycamore, menilai belum ada terobosan nyata dalam perundingan tersebut.

“Harga minyak akan bergerak di kisaran 55-60 Dolar AS per barel, sambil menunggu perkembangan lanjutan seperti pengetatan AS terhadap ekspor minyak Venezuela dan dampak serangan militer AS terhadap target ISIS di Nigeria,” ramal Sycamore.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya