Berita

Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin ikut menanam pohon di area Rencana Pembangunan Kantor Pemerintahan Terpadu Kota Bogor, Jalan Danau Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur (Foto: Istimewa)

Nusantara

Ikut Lestarikan Lingkungan, Waka DPRD Bogor Tanam Pohon di Lahan Kantor Pemerintahan Terpadu

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana pembangunan kantor Pemerintahan Terpadu Kota Bogor semakin matang. Untuk menciptakan lingkungan yang asri dan menjaga kelestarian alam, Pemerintah Kota Bogor bekerjasama dengan Forest For Life Indonesia melakukan penanaman pohon sebanyak 50 buah di area Rencana Pembangunan Kantor Pemerintahan Terpadu Kota Bogor, Jalan Danau Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin mendampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Menteri Kehutanan RI periode 2004–2009, MS Kaban serta puluhan pelajar Kota Bogor.

Zenal mengapresiasi kegiatan ini dan mendukung penuh upaya Pemerintah Kota Bogor untuk terus melestarikan lingkungan. Zenal menilai setiap pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan, malah seharusnya pembangunan Kota Bogor mengacu kepada pelestarian lingkungan agar alam turut menjaga kemajuan Kota Bogor.


"Sesuai dengan filosofi hidup masyarakat Sunda yaitu Mulasara Buana yang berarti memelihara alam semesta. Dalam memperingati bulan penanaman pohon ini saya juga ingin mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor untuk sadar akan kelestarian lingkungan dan menjaga alam," kata Zenal dalam keterangan tertulis, Senin 29 Desember 2025. 

Lebih lanjut, Zenal menyampaikan bahwa Kota Bogor telah memiliki Perda No 7/2024 tentang Rencana Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup (RPPLH). Ia berharap pelaksanaan Perda ini dapat dijalankan semaksimal mungkin oleh Pemerintah Kota Bogor.

Sebab menurut Zenal, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum.

"Jadi semua aturan yang sudah kami tetapkan itu senafas dengan rencana pembangunan jangka panjang Kota Bogor dan untuk memastikan kelestarian lingkungan di Kota Bogor," tutupnya.

Terpisah, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa penanaman pohon dilakukan untuk melestarikan lingkungan Kota Bogor, disertai dengan penyerahan 500 bibit pohon untuk ditanam secara berkelanjutan.

“Kita tanam pohon secara simbolis sebanyak 50, dan yang diberikan adalah 500 bibit. Hal ini kita lakukan dalam rangka Bulan Menanam Pohon Kota Bogor Tahun 2025 dan sebagai pengingat agar kita terus melestarikan lingkungan,” ujar Dedie Rachim.

Dedie Rachim menegaskan bahwa kondisi lingkungan saat ini telah memasuki fase climate disaster yang harus disikapi dengan tindakan nyata, khususnya oleh generasi muda.

“Hari ini kita telah mengalami climate disaster, kita telah merasakan kemarau basah. Oleh karena itu, kalau kalian para generasi muda tidak peduli, maka jangan harap akan ada generasi emas Indonesia di tahun 2045,” ujar Dedie.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya