Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Pajak Digital Tembus Rp44,55 Triliun, OpenAI Resmi Jadi Pemungut PPN Baru

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 10:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat keberhasilan besar dengan mengantongi penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital sebesar Rp44,55 triliun. Pencapaian ini menjadi bukti nyata semakin kuatnya peran teknologi dalam menopang pendapatan negara.

Kontribusi terbesar berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebesar Rp34,54 triliun, pajak aset kripto Rp1,81 triliun, pajak fintech atau peer-to-peer lending Rp4,27 triliun, serta pajak yang dipungut melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP) sebesar Rp3,94 triliun.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menjelaskan bahwa realisasi ini mencerminkan kontribusi ekonomi digital yang kian masif. 


"Realisasi penerimaan pajak digital yang mencapai Rp44,55 triliun mencerminkan semakin besarnya kontribusi ekonomi digital terhadap penerimaan negara," ujarnya, dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 29 Desember 2025. 

Dalam perkembangannya, pemerintah telah menunjuk 254 perusahaan sebagai pemungut PPN PMSE. Salah satu nama besar yang baru saja bergabung adalah OpenAI OpCo, LLC (pengembang ChatGPT), bersama Bespin Global dan International Bureau of Fiscal Documentation. Di sisi lain, status Amazon Services Europe S.a.r.l sebagai pemungut pajak resmi dicabut.

Penunjukan perusahaan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) seperti OpenAI dinilai sebagai langkah strategis. Menurut Rosmauli, perkembangan ini menegaskan bahwa ekonomi digital tidak hanya tumbuh pesat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi fiskal negara.

Secara historis, setoran pajak digital terus melonjak tajam. Jika pada tahun 2020 penerimaan hanya sebesar Rp731,4 miliar, angka tersebut terus mendaki hingga mencapai Rp9,19 triliun sepanjang tahun 2025 saja. Tren serupa juga terlihat pada pajak kripto, fintech, dan SIPP yang secara konsisten menunjukkan grafik kenaikan setiap tahunnya.

Sementara itu, penerimaan pajak kripto tercatat sebesar Rp1,81 triliun hingga November 2025. Angka tersebut terdiri dari Rp246,45 miliar pada 2022, Rp220,83 miliar pada 2023, Rp620,4 miliar pada 2024, dan Rp719,61 miliar pada 2025. Penerimaan ini berasal dari PPh Pasal 22 sebesar Rp932,06 miliar dan PPN dalam negeri sebesar Rp875,23 miliar.

Pajak dari sektor fintech juga meningkat dengan total penerimaan Rp4,27 triliun. Kontribusi tersebut berasal dari Rp446,39 miliar pada 2022, Rp1,11 triliun pada 2023, Rp1,48 triliun pada 2024, serta Rp1,24 triliun hingga 2025. 

Adapun pajak SIPP menyumbang Rp3,94 triliun hingga November 2025. Penerimaan ini berasal dari Rp402,38 miliar pada 2022, Rp1,12 triliun pada 2023, Rp1,33 triliun pada 2024, dan Rp1,09 triliun pada 2025, yang terdiri dari PPh Pasal 22 sebesar Rp284,42 miliar dan PPN Rp3,65 triliun.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya