Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia: Antara Rekor Komoditas dan Sepinya Transaksi Akhir Tahun

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Memasuki pekan terakhir tahun 2025, bursa saham di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang beragam. 

Perhatian para investor saat ini tertuju pada pasar komoditas, terutama perak dunia yang kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. 

Di pasar saham regional, kondisi bursa tampak terpecah. 


Korea Selatan menjadi pemimpin penguatan dengan indeks Kospi yang melonjak signifikan sebesar 1,50 persen ke level 4.191,75. Sebaliknya, bursa Jepang justru melemah, dengan indeks Nikkei 225 turun 0,34 persen ke posisi 50.576,27. 

Sementara itu, bursa Australia ASX 200 bergerak stagnan cenderung melemah tipis sebesar 0,18 persen di level 8.747,10.

Untuk pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah mendekati level 8.500. 

Sentimen negatif ini terlihat dari pergerakan EIDO (ETF saham Indonesia di bursa New York) yang turun tipis ke angka 18,47 Dolar AS. Secara teknikal, IHSG saat ini sedang berada dalam fase kritis yang berpotensi memasuki tren menurun (bearish).

Para analis mengingatkan bahwa dalam dua hari terakhir perdagangan tahun ini, volume transaksi biasanya akan menipis. Kondisi pasar yang sepi ini dapat memicu gejolak harga yang tinggi (volatilitas). 

Meski ada risiko penurunan menuju batas bawah (support) di level 8.450, terdapat secercah harapan untuk terjadi pembalikan harga ke arah menguat (rebound), mengingat posisi IHSG saat ini secara teknis sudah jenuh jual (oversold).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya