Berita

Nasarudin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) KAUMY periode 2025-2029. (Foto: Dokumentasi KAUMY)

Nusantara

Nasarudin Dorong Alumni UMY Berkontribusi Nyata

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 23:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Musyawarah Nasional (Munas) ke-8 Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) resmi menetapkan Nasarudin sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) KAUMY periode 2025-2029.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini terpilih secara aklamasi, setelah memperoleh dukungan mayoritas dari Pengurus Daerah (Pengda) dan Pengurus Cabang (Pengcab) KAUMY.

Penetapan Nasarudin sebagai nakhoda baru KAUMY dilakukan dalam sidang pleno Munas yang digelar di Kampus UMY, Yogyakarta, Sabtu 27 Desember 2025.


“Amanah ini bukan tanggung jawab pribadi, tetapi tanggung jawab bersama seluruh alumni,” ujar Nasarudin melalui keterangan tertulis, Minggu 28 Desember 2025.

Merujuk data rektorat, Nasarudin menyebut jumlah alumni UMY saat ini telah mencapai sekitar 79.000 orang yang tersebar di berbagai sektor dan wilayah Indonesia.

“Alumni UMY punya kompetensi dan kapasitas untuk berkontribusi nyata. KAUMY harus menjadi wadah yang menghubungkan potensi itu secara inklusif dan produktif.

Ketua Steering Committee Munas KAUMY ke-8, Harisiyanto, menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua Umum berjalan sesuai nilai-nilai musyawarah dan mufakat.

“Alhamdulillah, proses pemilihan berlangsung secara kekeluargaan. Aspirasi dari teman-teman daerah menginginkan aklamasi, dan itu kita sepakati bersama,” kata Harisiyanto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya