Berita

Musyawarah Nasional Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) di Yogyakarta 26-27 Desember 2025. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Nasarudin Terpilih Aklamasi sebagai Ketum KAUMY Periode 2025-2029

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 22:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Musyawarah Nasional (Munas) ke-8 Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) menetapkan Nasarudin sebagai ketua umum PP KAUMY periode 2025-2029. Nasarudin terpilih secara aklamasi dalam Munas yang digelar di Yogyakarta pada 26-27 Desember 2025.

Ketua Dewan Penasihat KAUMY, Nasrullah berharap terpilihnya Nasarudin jadi momentum penting penguatan peran strategis organisasi alumni, baik secara internal maupun eksternal.

“Saya yakin kehadiran Mas Nasar akan membawa KAUMY berkiprah lebih cerdas dalam ikut membangun peradaban bangsa secara eksternal,” ujar Nasrullah dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 28 Desember 2025.


Kepengurusan baru KAUMY diharapkan bisa berkontribusi banyak di tataran internal Persyarikatan Muhammadiyah dan kampus UMY. Di bawah, Nasarudin PP KAUMY diminta mampu membangun sinergi lebih kuat dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) seluruh Indonesia.

Sebagai konsekuensi logis organisasi alumni, KAUMY punya tanggung jawab moral untuk ikut mengangkat marwah UMY sebagai perguruan tinggi unggul di antara perguruan tinggi swasta nasional.

“Kiprah UMY di gelanggang nasional sangat mungkin digerakkan oleh para alumninya yang kini telah mencapai sekitar 79.000 lulusan,” katanya.

Nasarudin tercatat menjabat sebagai Ketua Umum Jaringan Nasional Prabowo-Gibran. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Komisaris PT Jasamarga Tollroad Maintenance.

Alumni UMY asal Indonesia timur, Rahman Rettob sebelumnya menilai KAUMY tidak dapat dikelola dengan pendekatan simbolik atau sekadar mengandalkan popularitas jabatan.

KAUMY, kata dia, butuh pemimpin yang tumbuh dan ditempa melalui proses panjang di dalam organisasi. Bukan figur yang muncul secara instan karena prestise jabatan di luar.

“Posisi dan jaringan nasional saudara Nasarudin mencerminkan akses strategis yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat peran alumni UMY di tingkat nasional,” demikian kata Rahman Rettob.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya