Berita

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno memenuhi undangan Masdar Clean Energy . (Foto: Istimewa)

Politik

Eddy Soeparno Fasilitasi Perluasan Investasi Energi Terbarukan

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 14:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno memenuhi undangan Masdar Clean Energy perusahaan terbesar bidang energi terbarukan dari Uni Emirat Arab. Pertemuan dilaksanakan di kantor pusat Masdar di Masdar City, Abu Dhabi. 

Kehadiran Eddy disambut langsung oleh Chief Operating Officer (COO) Masdar Abdulaziz Alobaidli dan Head of Development and Investment Masdar Fatimah Al Suwaidi. Turut mendampingi Eddy Soeparno di pertemuan tersebut Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab Judha Nugraha. 

Dalam pertemuan tersebut, COO Masdar Abdulaziz Alobaidli menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Eddy Soeparno. Ia menyampaikan komitmen Masdar untuk terus memperluas dan mengembangkan investasi energi terbarukan di Indonesia. 


"Investasi Masdar di PLTS terapung Cirata sudah berjalan dengan baik dan karena itu kami berkomitmen memperluas cakupan investasi energi terbarukan di Indonesia. Apalagi kami juga mengetahui bahwa Presiden Prabowo berkomitmen untuk terus meningkatkan bauran energi terbarukan di Indonesia hingga 10 GW," ungkap Abdulaziz Alobaidli, dikutip Minggu, 28 Desember 2025. 

Karena itu Abdulaziz berharap regulasi dan berbagai aturan untuk pengembangan energi terbarukan di Indonesia bisa semakin ramah dan terbuka bagi investasi. 

"Karena itu kami berharap bisa berkolaborasi dengan bapak Wakil Ketua MPR Pak Eddy Soeparno untuk bersama-sama memastikan bauran energi terbarukan di Indonesia semakin besar dan mempercepat rangkaian transisi energi di Indonesia," jelasnya. 

Eddy Soeparno menyampaikan menyambut gembira keinginan besar Masdar di sektor energi terbarukan hingga mencapai 10 GW. 

"Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia terus berupaya mempercepat transisi menuju energi terbarukan sebagai komitmen beliau mewujudkan kedaulatan energi sekaligus upaya memastikan lingkungan hidup yang bersih dan sehat," kata Eddy. 

Lebih lanjut, politikus dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menyampaikan siap memfasilitasi Masdar jika membutuhkan dukungan dari aspek legislasi dan kebijakan. 

"Kami di MPR menjadi titik temu dan _policy enabler_ berbagai pihak agar regulasi dan juga implementasi kebijakan bidang energi terbarukan bisa berjalan dengan baik, cepat dan terbuka  terhadap investasi," ungkapnya. 

Doktor Ilmu Politik UI ini juga menyampaikan bahwa fokusnya saat ini adalah mengesahkan beberapa regulasi terkait seperti RUU Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBET), RUU Kelistrikan dan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim. 

"Khusus RUU Pengelolaan Perubahan Iklim ini menjadi upaya kami memperjuangkan agar segera disahkan karena dampak perubahan iklim yang sudah di depan mata kita. Melalui RUU ini kami juga berharap menjadi bagian dalam upaya mempercepat transisi menuju energi bersih di Indonesia," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya