Berita

Peserta didik menikmati MBG. (Foto: BGN)

Politik

Kritik Publik soal MBG Jangan Dianggap Tak Bersyukur

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 07:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menjelang akhir tahun 2025, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat sorotan publik melalui berbagai hasil survei yang merekam tingkat kepuasan sekaligus kritik masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Pengamat Politik Politika Research & Consulting (PRC), Nurul Fatta, mengungkapkan bahwa berdasarkan rangkaian atau akumulasi survei nasional maupun daerah yang dilakukan dalam lima bulan terakhir, pemerintahan Presiden Prabowo patut memperoleh apresiasi sekaligus evaluasi dari publik.

Hasil survei menunjukkan adanya penilaian positif masyarakat terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai sebagai capaian paling menonjol pemerintahan Presiden Prabowo.


"Sebagian besar publik menilai MBG sebagai program presiden yang paling bermanfaat dan layak dilanjutkan,” ujar Nurul Fatta kepada RMOL, Minggu, 28 Desember 2025.

Menurutnya, terjadi pergeseran sikap masyarakat, dari semula menolak dan ragu, kini justru merasa puas setelah program dijalankan.

"Dalam konteks ini, MBG telah menjadi wajah Presiden Prabowo, sebagaimana pembangunan infrastuktur dan sembako pernah menjadi wajah Presiden Jokowi," ungkapnya.

Namun demikian, Nurul mengingatkan bahwa justru karena MBG telah menjadi wajah presiden, maka berbagai persoalan dalam implementasinya tidak boleh dianggap sepele. Kasus keracunan makanan, pengelolaan dapur umum, hingga kualitas makanan harus menjadi perhatian serius pemerintah.

"Kritik atau keluhan masyarakat harus dimaknai sebagai peringatan atas lemahnya implementasi kebijakan, bukan sebagai bentuk sikap rakyat yang dianggap tidak bersyukur sebagaimana dituduhkan oleh pejabat BGN baru-baru ini," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya