Berita

Sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan usai dihantan truk pengangkut keramik. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)

Nusantara

Truk Pengangkut Keramik Alami Rem Blong Hantam Sejumlah Sepeda Motor

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 03:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kecelakaan maut di Simpang Empat Kertek, Jalan Wonosobo–Kertek pada Sabtu pagi, 27 Desember 2025, diduga akibat truk kelebihan muatan. 

Informasi yang diperoleh, truk nahas itu mengangkut keramik seberat 38 ton. Akibatnya, sang sopir tak mengendalikan laju kendaraan usai mengalami ganggungan pengereman.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, membenarkan kejadian tersebut.


Ia menyampaikan bahwa jajaran kepolisian bergerak cepat untuk mengamankan situasi dan melakukan penanganan di lapangan.

“Petugas langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mendata korban dan saksi. Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” jelas Kapolres dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu, 28 Desember 2025.

Ia menambahkan, truk tronton telah dievakuasi dan diamankan di Unit Laka Lantas Polres Wonosobo.

Diketahui, kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Truk bernomor polisi T-9167-PO, yang dikemudikan MAK. (29) itu diduga mengalami rem blong, hingga membuat pengemudi kehilangan kendali.

Truk sempat menyerempet sepeda motor Honda Scoopy, lalu menghantam tugu di tengah persimpangan. Namun, benturan keras tak menghentikan laju kendaraan berat tersebut.

Truk masih terus bergerak hingga kembali menabrak sejumlah sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Akibat peristiwa tersebut, lima orang mengalami luka ringan, masing-masing berinisial S (65), S (49), N.F. (41), SS, dan AS (13).

Seluruh korban telah mendapat penanganan medis dan dipastikan tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat.

Hingga kini, Satlantas Polres Wonosobo masih melanjutkan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya